Archive for March, 2007

WWD-Dive Time-Good Governance-World becoming sensitive?!

Tuesday, March 27th, 2007

First and foremost, all of my opinion expressed on this blog is fully from me-myself. I am not representing any organization or any intitution.

1st.-Happy World Water Day!-

Well actually it was celebrated last week, exactly a week ago on March 23rd 2007. The theme was Coping with Water Scarcity. Hopefully most of us got the message within every celebration that was happening for the past week in all places and then use the water wisely.

Tim funky yang senantiasa sama dan tetap tangguh bener-bener berhasil melaksanakan event WWD kemarin. Rasa terima kasih gw yang ga berkesudahan buat Shadiqqi(udah masakin kue beratus-ratus sekalian buatin pita cute panitia), Dani (ngurusin sound system ampe jam 1 pagi dilanjutkan ngepel2 kantor dan ngebersihin kantor), Melly (yang rela nemenin gw ampe dini hari ngeberesin venue dan berakhir ‘masuk angin’), Eli (yang rela ditinggal gw di hari terakhir dan akhirnya kudu beresin buanyak banget hal sendiri sampe ga bisa ikutan FGD di Lampu’u), Ayi (yang berbaik hati mau jadi tim penerima tamu dengan tebaran senyumnya-walau ga jadi model koran ‘itu’), Jeng Sari (dengan upayanya minjem pinboard walaupun ga jadi dipake dan ngurusin list buku buat dipinjemin), Tan (duuh yang satu ini, walau garang, mau juga dikau ternyata mastiin suara ‘para bapak’ keluar pas konferensi media), Pak Syaipul (yang berbaik hati motong2in kertas bertuliskan ‘pers’ sekalian ngecek tinta printer supaya gw bisa ngeprint warna) dan Bang Budi, Brendi serta ‘Ayah’ Sulaiman yang bersedia nganter2 gw dan tim -se’mau’nya- huehehe… Belum lagi ucapan terima kasih sama temen2 di Lueng Bata mentok kiri (hihihi) atas pinjeman mobil Stradanya selama dua hari. We couldnt make it without your help mate! Thanks Cici & Miko. ai shiteru…(doelahhhh)

Lega sekali rasanya…. terbayar sudah jerih payah seluruh tim. Thank God!

2nd. Mengecap kebaikan dunia sehari saja…

It’s diving time. The last time i dive was on December 10th last yeat at Rubiah Tirta Diver, Iboih Beach, Sabang. After 3 months working really hard, i think i’ve to give a little present to myself. So yeah, i went to Sabang together with colleague from WWF (Ade) and Wetland International (Diana).

Rencananya sih mo stay di Iboih juga, tapi entah kenapa akhirnya diputuskan stay di Gapang aja. Sesudah mengerjakan ‘tugas’ yang emang kudu gw selesain, barulah gw mendaptarkan diri sebagai peserta diving untuk esok hari. Jadi berkunjunglah gw ke Lumba-lumba-Padi Dive Center. I talked with Tom. He’s a fine man and has a lovely wife. Niatnya sih mau ikutan night dive, cuman badan aja masih pengkor (secara 2 malam sebelumnya tidur jam 3.30 AM boo!!), ga jadilah gw.

Besoknya baru deh diving tepat pukul 9 AM. Boooooo!!!!!! Memang sih gw selalu mengalami kesakitan di telinga untuk kali pertama diving (always) tapi airnya maak maak… dingin gila udah gitu current-nya edan! Dive pertama, gw barengan 5 orang lain. Seneng banget sih, bisa bertemu dengan ikan-ikan itu. They’re just so cute. Selama 10 menit pertama, telinga masih sakit-walau gw terus dorong oksigen dengan menekan hidung gw sambil descend. Kedalaman dive pertama 22 meter. Not bad at all. Kangen deh liat fishy-fishy.

Dive kedua dimulai jam 11.00. Kerusuhan sempat terjadi takala mask gw entah menghilang kemana. Dan ini terjadi pas kapal dah mau cabut, dasar aneh! Kali kedua, gw dive bersama 10 orang lain. Ramee ajeee gitu… Nah nyemplung, telinga gw ga sakit lagi. Kita langsung meluncur ke kedalaman 24 meter. Temen2 yang lain pada turun ke kedalaman 27 meter. Cuman gw doang yang ada di 24 meter. 10 orang lain pada di bawah gw, malah ada yang di kedalaman 30 meter. Ah gw mah sebodo amat, yang penting ikutin aturan main yang ditetapin di awal (a.k.a dive max 24m). Tapi memang kemarin itu gw bodok berat2an. Ternyata eh ternyata saudara saudari…orang2 nyang dibawah itu bertemu SUNFISH sepanjang 3 meter…. Kumprengoooonnnnnnnnnnnn….. Arrrggghhh, gw cuman bisa liat dari atas doang tuh orang2 joget2 dalem air! Sebal gw! Asli gw sebal sekali!!… FYI, ketemu Sunfish atau Mula2 itu pengalaman yang sulit dirasakan, ikan jenis ‘buadakkk’ ini cuman berenang di tempat yang sangat dalam dan suhu yang dingin. Yah, secara dive kedua itu suhu air 19C (edun ga tuh, ini di Indonesia loh), jadi wajar aja kalo tu Mula-mula nongol di kedalaman 27 meter.Ajaib!

Udah kan tuh, udahlah kesal, air dingin, ditambah ga ketemu Hiu atau Napoleon yang biasa nangkring di Canyon, apes d gw! Jangankan Napoleon, si kakek kura-kura yang biasanya keliatan aja kaga ada.Entah kemana mereka semua! Untung sempet ketemu si jeng gurita dan angel fish favorit, jadi rasa sedih gw bisa redup dikit.

Niat hati sih mau ambil Navigation Course untuk Advance Diving License jam 3. Tetapi karena current yang berhasil memborbardir kepala dan sekujur tubuh, urung sudah niat gw. Acara dilanjutkan berleha-leha dipinggir pantai sambil mengisi log book disertai gonggongan ‘SUSU’ (anjing putih yang selalu wara-wiri di pantai gapang).

3rd. Good Governance…y is it so hard to implement this stuff??

Berangkat dari Gapang jam 7 pagi menuju Balohan dan dilanjutkan ke Ulee lhee (pelabuhan di Banda Aceh). Begitu nyampe, i got a ride to go back home. Sampe di rumah, TEWAS seketika, capeeekkkkkk. Sempet ketiduran sebelum akhirnya berangkat ke Meulaboh bersama tim ‘air’.

Duh, lewat Gempang lagi, alhasil rada mabok juga on the way ke Meulaboh. Sepanjang lewatin bukit barisan, entah berapa kali gw mengutuki ‘kekejaman’ yang makin merajamrela–>apalagi kalau engga kegiatan pembalakan di sepanjang kiri-kanan jalan. Sudahlah, mungkin manusia2 itu ga tau lagi mau ngapain nyari duit, kondisi dilematis juga yang menyebabkan itu semua. Politik Lingkungan menyebalkan!!

Memasuki hari kedua, tim ‘air’ mulai disibukkan dengan kegiatan membantu tim ‘lain’ untuk menerima ‘orang’. Karena ini adalah usaha pelaksanaan tata pemerintahan yang baik a.k.a good governance pertama kali, wah tantangannya berat. Asli deh. Tapi gw salut. Gw yakin tim ‘lain’ juga mendapatkan tekanan dari mana-mana. Untungnya dengan kehadiran tim ‘air’ akhirnya semuanya dapat bersikukuh untuk menjalankan yang tersurat. (duile bahasanyeee..)

Menurut gw penerapan good governance itu pasti senantiasa ada tantangannya. Tranparansi menjadi kian penting terlepas dari kepentingan2 yang mengikat, sekalipun apabila kepentingan itu berasal dari pemegang kuasa. Supremasi Hegemoni Lestari akan terus ada-menurut gw dan banyak orang pendahulu gw- (Iestari gitu loh). Yah kalo ‘kuasa’nya digunakan untuk menggebrak sesuatu dengan niat baik sih ga masalah, tapi kalo sebaliknya, kan dodol. Semuanya tergantung urat ‘malu’ dan urat ‘malu’. Kenapa gw bilang dua kali?

Pertama, malu yang gw maksud ialah malu sama yang diatas. Rasa-rasanya kalo emang kita tidak mau dan tidak bisa atau emoh dikatakan negara sekuler, dengan segala latar belakang religi yang ada dan berdasar UUD yang notabene berdasar TYME, ya malu dong sama yang diatas. Gini haree gitu,ngakunya ber-TYME tapi kok ternyata ibadah yang dilakukan (gw merujuk ke semua agama yang tercantum di UUD 45 maupun kepercayaan yang belum diakui) hanya rutinitas belaka yang pada akhirnya menjadi topeng?!?

Kedua, malu yang gw maksud ialah malu sama orang sekitar. Urat malu kebanyakan dari kita itu emang udah rada putus. Di’operasi’ juga ogah. Semua praktek yang kita ‘tahu’ kan selalu berasas ’sama-sama tahu’. Hah, aneh! Itulah hasil bentukan pendidikan yang RESULT ORIENTED dan bukan PROCESS ORIENTED. Orang makin kesini makin ‘aneh’ aja. ‘Malu’ yang gw maksud ini juga terkait dengan rasa rakus dan arogan yang entah ditularkan dari keturunan ke berapa ke banyak orang Indo. (maaf ya kalau tulisan gw ini menyebalkan, i’m just expressing my opinion).

Gw hakul yakin-again i’m only a simple girl with weird attitude- kalo bangsa yang kelewat gede ini butuh orang yang punya power (gw ngebayanginnya manusia besar dengan petir yang siap menyambar). Tapi itu semua harus dilandasi dengan niat yang tulus (am i talking bulls***?!-alas!!!) . Gw tahu, segala sesuatu di Indonesia Raya-ku ini tidak semudah membalikkan tangan. Entah kenapa gw selalu percaya kalo segelintir orang bisa merubah satu kondisi asal mau, bersinergi dan bertindak.Berat? Sudah pasti kawan.

4th The World Becoming Sensitive?!

Nah ini dia ni, kondisi terbaru dunia 2007 AC. Hayoo ngaku, siapa yang ngerasa dikit-dikit sensitip sekarang? Gw juga termasuk loh. Mmm, apa karena gw sensitip kalo pas bulan datang ya? (doelah alesannya, it’s so thousand years agooo deh saaa!) I still have to work on with this issue, unfortunately!

Dulu rasanya gw masih inget era ‘kebebasan berpendapat’ dengan segala tetek bengeknya. Walaupun di era emas ‘30 tahun’ kebebasan itu sempat terkekang, ternyata di era ‘post reform’ kebebasan itu laiknya pajangan toilet usang. Wong buktinya sekarang dikit-dikit ‘pencemaran nama baik’, dikit2 ngambek, dikit2 naik pitam, dikit2 tersinggung pokoknya dikit dikit titik titik deh.

Padahal wise man say: orang/kelompok/masyarakat yang dewasa ialah orang/kelompok/masyarakat yang tidak mudah digoyang oleh isu atau kabar burung. Kembali menurut gw, sekalipun ada tanggapan ‘menyebalkan’ atau ‘menyerang’ terhadap kita, lebih baik memang langsung di counter-but do it with style. Habis perkara. Atau mungkin didiamkan saja ya?!

Gw sendiri berusaha mengaplikasikan metoda counter langsung dengan pihak terkait. Walaupun gw akui, dengan ruwetnya deadline, terus ditambah keanehan orang yang menganggap selalu saja ada yang salah- sejatinya gw mengayomi saja daripada jadi galak. Well, gw langsung melakukan konfirmasi langsung manakala hal-hal seperti ini terjadi. Akhirnya ketemu jg deh benang merahnya-always! Ada benarnya juga kadang yang dituduhkan (coba tilik dalam-dalam dahulu), hanya sungguh, bentukan manusia saat ini termasuk gw menjadi manusia2 sensitif. Hal ini harus kita basmi nih, sebelum kita memasuki babak yang tidak diinginkan.

Mungkin ‘kesombongan’ adalah akar sensitip wataitip yang mewabah ini. Jadi kalau ada yang comment, waduh langsung esmosi tingkat tinggi. Sikap merasa paling benar, merasa paling kuat, merasa sudah berbuat paling hebat bisa jadi pemicu ‘penyakit aneh bin ajaib’ ini. Gw jadi berpikir, kenapa ya gw atau kita pada umumnya bodo amat aja dengan opini orang. Toh nantinya yang bener yang akan muncul at the end. Tapi ga bisa juga si, tetep harus ada respon tapi teteup with style dude. Koreksi diri juga tetep kudu jalan.

Jadi sebenernya, masih ada ga sih kebebasan berbicara,kebebasan mengutarakan pendapat, kebebasan mengekspresikan perasaan di zaman ini? Sudah barang pasti segala kebebasan itu harus berdasar dan bertanggung jawab. Masalahnya, lah emang kita udah berani tanggung jawab dan ekspresi yang kita hasilkan adalah hanya sekadar sebuah pendapat atau seni terus kenapa ’sana’ emosi?

———————————aneh - aneh———————————-

Tabik,

1:40 AM…sesudah bosan menyiapkan Media Kit buat besok pagi.

Ana Adonai, hoshia na

Monday, March 26th, 2007

Terima Kasih Kawan
Kali ini jangan kali terakhir kita berjuang
Kepedihan, Kelugasan, Kesenangan sudah kita kecap bersama

Jalan terbuka untukku, untukmu, untuknya
Melangkah lebih awal adalah pilihan

Pilihan terjabar luas dan menunggu kutunjuk

Pelajaran sudah kupetik

Jejak yang tertinggal tidaklah semuanya indah
Jejak ‘hitam’ masih tertera di sepanjang jalan itu

Pertinggal yang kusisipkan dalam lukisan kiranya tinggal dalam nuranimu

Aku berdiri
Aku berjalan

Tetap tegar
Ingatlah wahai jiwaku

Adonai, Adonai, el rachum v’chanum, erech apayim, vrav chesed v’emet, notzer chesed lalafim, nosey avon vafesha v’chatahah v’nakeh

kembali ke semula

Wednesday, March 14th, 2007

huaah, matahari bersinar beneeer ni pagi.. ok setelah geger otak yang gw rasakan 3 hari yang lalu, akhirnya bisa juga gw pulih.

Rutinitas di pagi hari yang gw lakukan biasanya (ga tiap hari booo!) either jogging atau jalan kaki deket rumah. Nah tadi pagi jam 6an gw dah bangun, minum air putih, terus ngecek2 V-tv deh (doelah sombong banget sih gw-baru pake astro 2 hari aja!! kikikikik -secara tv di rumah cuman dapet a*** tv, trans tv ama metro tv plus tvri-)

Nah setelah yang gw temukan adalah video klipnya britong spirs nyang i love rock n roll, malas lah gw melanjutkan ‘pengecekan’ tipi. Akhirnya gw bertekad untuk olah raga walaupun ‘tamu’ bulanan lagi namu hari kedua—lemaaazzzz–

Outfit favorit gw ialah: Jaket AIESEC kesayangan gw (yang gw hakul yakin sa’ seluruh aiesec indonesia cuman gw yang punya jaket kaya gitu, hahahahaha… ya iyeeeleeehhh, wong kakak gw dulu belinya di pilipino). aniwei,lanjut ke bawah pake training panjang (ehem, ini di aceh kawan! tentunya tidak bisa gw olah raga pake celana pendek, dang!). Lanjut lagi ke bawah, sendal jepit,hihihihi…  Tapi biar pake sendal jepit tetep kudu gaya gw. Gw tambahlah dengan aksesoris hp walkman-yang kubeli dari gaji pertama dahulu kala (yikes), baru deh keluar rumah. Mantab!

Inilah pemandangan pagi hari yang gw liat:

RUTE 1 : soundtrack bali lounge album

1. guntur-kilat2 dikit di langit timur. Berhubung masih jam 6an, jadi langit masih rada gelap (ingat, ini di aceh bukan di jakarta).. sambil dengerin lagu nu groove-aduuuhh mak nyos deh liat langit sambil ngirup udara pagi.. langitnya biru muda gitu sama awan ngepul2 (loe kata asep?!@$? hahahahaha,…aduduh gw geli ndiri nulisnya)

2. bapak2 endut tapi semangat bener joggingnya jadi malu gw. Malas gw jogging pagi ini. Jadi jalan kaki doang,well-cepet sih (alasssaaannnn!!).

3. Si peter, tetangga gw orang aussie ternyata udah duluan bangun dia pagi ini. Cah, dia berolah raga bersama 4 bapak2 lain.Kesian tuh gerombolan, mukenye booo, dah kaya udang rebus. Yah mungkin mereka kecapean kali ya… Kayanya mereka semua BRR crew deh.(read: BRR-> Badan Rekonstruksi dan Rekonsiliasi Aceh Nias)

4. Nah habis itu gw puter balik deh,iniii dia pemandangan favorit gw, pegunungan atau itu bukit barisan ya’ ?!…ah ga tau deh. Macam rocky mountain lah.(adooh) Pokoknya seneng banget kalau udah ngadep ke selatan..ih cantik banget. sayang gw ga pernah ambil fotonya, tapi kapan2 gw upload deh.

5. Seorang ibu dan anaknya (yang udah keramas-heran pagi2 udah mandi- rajin amat?!?-apa gw yang malas?!@$!%@#$^) jalan. Lucu deh mereka, kejar2an gitu. Dalam hati gw asal ga nyusruk aja itu ade ke ee ee sapi yang bertebaran di sepanjang jalan.Hihihi…

6. Nah ini dia yang buat gw sewot alias cemburu. Gw liat sepasang suami istri sakinah yang jalan pagi gandengan tangan. Arrrggghhhh… pengen amattthhh gw ngerasain itu. Kapan ya?!@?!? Terus kan mereka di depan gw, jadi mereka ga sadar gitu gw liatin dan mereka tuh senggol2an pantat gitu sambil ketawa tiwi. Deeeewwww, seru bener bedua pagi2 dah romatisan(apa dari malem ya?!@? kikikikikik).. Kembali seperti gw bilang yang gw berjalan dengan ritme yang cepat, so pasti gw melewati mereka. Malu-malu gitu tuh dua orang. Gw senyum aja. Tapi gw baru menyadari itu suami istri asli gantek-cantik gitu. Alamaaakkk… dan kayanya si ibu lagi hamil deh.. Komplitlah kesirikan gw sama mereka berdua!! hihihi…

RUTE 2 : Bosan dengan bali lounge gw ganti dengan The Groove yang the bestnya..dimulai dengan lagu "Putri dan Pangeran"

Secara soundtracknya nge-beat, jalan gw makin cepet donggss.. matahari juga dah mulai naik tuh.

7. Anak smp naik sepeda sambil ngisep es di dalam plastik. Terus gw perhatiin dia pake dasi karet. Jadi inget dulu gw dikala bersekolah di SD Bhakti- SD terbaik di dunia!!Gw juga dulu pake dasi karet gitu.  Ah jadi pengen ke kemanggisan ntar, makan esnya bang juber sama baksonya bang malik depan sd. Kangen Jakarta!!! (orang2nya maksud gw bukan kotanya)

8. Orang-orang berangkat kerja. Dan terakhir ada mobil gitu ngelaksonin gw kenceng amat. Eh ternyata supir kantor yang mau jemput temen2 di staff house.

9. Sepeda zaman angkatan muda (taelahhhhhh)… nangkring di depan sebuah rumah. Terus di rumah tetangganya ada sejejeran bunga favorit gw untuk summer yakni bougenville (bener ga yah nulisnya)… warna-warni gitu…seger deh ni mata.

10. Rombongan motor2 dan truk pertanda gw kudu udahan..

Nyampe halaman seneng gitu, secara rumput2 yang kemarin abis dipotong udah mulai tumbuh cili’-cili-.. Masuk rumah eh ada insert pagi2. Tapi baru juga gw mau nonton-sesudah liputan ria irawan- eh dia udahan aja lohhh… Mandi deh gw..

Semangat baru, hari baru. Geez, life’s good!

Kecewa!

Monday, March 12th, 2007

monday, banda aceh. 4"02 PM

I thank God for i still can breath and enjoy my day up to know. However, i feel such pain now… i lose one of my best co worker after one other left us to jogja.

Kalau dalam urusan kerja kita ga ada ikatan kekerabatan mah ga mungkin gw merasa kehilangan. But not in this case. She is definitely different for me. Gw bisa bertahan di tempat terasing begini karena lingkaran pekerjaan yang luar biasa. I can say the whole team is the best team compare to other group and i can put my trust in this team. Eventough we’re small, we’re always come out as the magnificent team (most of outsider say so).. We’re not as big as other agency or group here in Banda or in Medan,Jogja,Surabaya,Bandung,Jakarta,Malang. But one thing for sure, the whole team are really working for community. We work with our heart, that’s the difference, at least that’s what happening in Banda.

I know people come and go.. i know we’ve to be ready when someone left us..tapi gw sekarang ngerasanya kaya kehilangan kaki sebelah…  O dear, i hardly work now…

"because he hath set his love upon me, therefore will i deliver him: I will set him on high, because he hath known my name. He shall call upon me, and i will answer him: I will be with him in trouble; i will deliver him, and honour him." Psalm 91

Are you a ‘talib’ as in taliban? I think i am..

Wednesday, March 7th, 2007

Whoo, dont get me wrong on those sentence. I believe languange is universal. The meaning of ‘talib’ is seeker of knowledge. Yes, it’s arabic. However we can use the language aswell. [i'm thinking 'out of the box'].

Though i’ve made monthly reflection days ago, suprisingly just a 15 minutes ago i had a discussion with my co-worker that eventually ‘open’ my eyes for what i’ve been done for the past month february. Then i realize, i wasnt really reflecting myself days ago. Gee, i’m ashamed of it. He told me about my mistakes i made that is quite essential. Though i could reply him by saying ‘how could you say this after weeks after?’ instead i bow down my ego and force myself to focus on ‘how to work on my weakness’.

On daily working life, sometimes you’re in condition that force yourself to act fast. What i did is i was acting far too fast i forgot that i’m not a single player on the battle field. I’ve to admit that now ‘again’ i really want to cover my face from all people. Hence, i couldnt and i believe deep down inside my heart, i wont cover up my mistake. I’m able enough to admit and walk again.

It’s a shame thing for me yet it’s a way to learn more about how to conduct your work in timely manner.

Other issue is age different at my working environment that somehow distract my tasks. But then, as we are working in proffesional way, i’ve being told that we’ve to forget about age issue. Focus on who-what is the task-with whom you’ve to coordinate etc. Outside the workplace, then you’ve to follow the life rules-bow down to the elder and eldest-.

Back again, I know and realize sometimes i was too overwhelmed when i got an agreement that i forgot to hold on the ground. Of course it will affect my ’sight’! Sigh…

As in per discussion with my co-worker, he mention that i dont have to be worried cause i’m still young and the more experience i gain the better planning i will make in the future. I definitely take his advice. Yes, the show must go on.

I rewind our discussion and most of them were true meanwhile the rest werent true (meaning: i was doing a good thing, it’s not a defense, pals, it really is).

Weirdly, i remember a program on Kontiki Radio this morning. There was a guy-i think he’s quite phenomenon motivator, but i forget his name- saying human tend to see what other do/think is wrong but what we do is always right. Try to be like a ’sun’ that shine their lights without any border, the light was-is and will remain the same, it’s just the way it is. We have to learn to be like the sun by accepting critics,develop our self to be a better person and last react towards other by supporting them without giving such wrong feedback (not only complaining but a real help action).

I found myself getting more flexible to face critics. I’m fully aware that me-my self for the past 5 years has been very defensive. I learn from the past. Back in ‘working group’ i join every wednesday here in Banda Aceh, we were discussing about ‘UNDERSTANDING YOUR SHAPE’ based on The Purpose Driven Life chapter 31 by Rick Warren. It’s mentioned that we may ’serve’ in our community by our painful experiences beside five other types.

I’m surprised that since morning i got the same ‘message’ from everywhere but not aware the connection til minutes ago. Starting from radio, and then working group and the last is my discussion with my co-worker, it’s connected!

I am seeker of knowledge, i am talib. I will move on to continue my work. Yes i made some mistakes and i believe i will still do some mistakes in the future, but i will move on.

The pain cant stop the ‘plan’.

So amazing!!

Thursday, March 1st, 2007

Minggu yang dahsyat!!

Itu kali yah ekspresi yang tepat gw ungkapin untuk 2 minggu terakhir.. hihihi… Dimulai dari keberhasilan Student workshop yang berhasil tim gw selesaikan dengan masalah kurang tidur yang akhirnya terbalas (hehehe), dilanjutkan talsk show siaran langsung yang bisa ngangkat nama instansi gw dengan biaya hemat, lalu dilanjutkan dengan pertemuan antar tim komunikasi di bandung yang TOP BANGET (mana ada orang meeting dari jam 9 pagi sampe jam 1.30 pagi lagiii booo), ketemu kakakku tercinta yang baru nongol dari Seattle n orang rumah yang super duper ngangenin plus bertemu kekasih (c, i’m making improvement on my status! **huueekk**), Natsuko farewell gathering (or party ?!?$#%#@%), kali pertama gw jadi guru sekolah minggu dengan 4 orang murid yang lucunya minta ampun (Jason,Jasmine,Katie,Allen) diakhiri dengan keberhasilan tim hari ini ngadain the first FIELD DAY among 5 other region dengan mampu mengajak organisasi lain untuk funding 2 desa binaan kita. GOSH!!! it’s totally awesome…Thank God i have such great team,great friends and awesome family who has been always supporting me.

Geez, today i can say to my self :dang, neva been this way,,,kikikik… Berikut kilasan 2 minggu yang sungguh membuat gw tersenyum sampe detik gw nulis ini and i believe i’ll always remember all this stuff. (pas banget->akhir bulan->introspeksi, again)

At student workshop ( SD Sibreh, 40 minutes from banda aceh,day 2)

Fajri (student class 4b) : huaaaaaaaaaaaaaaaa (sob..)

ME: ade kenapa sayang? (gw langsung gendong si ade ke tempat sepi diikuti murid yang lain-padahal gw kurang tidur,masih kelenyengan-untuk ga ambrug)

other boy (standing next to fajri): !@$^#$&*^*&(&*_(&*%^%@#$

ME: (he!? gw kaga ngerti da’) ade, kakak ga bisa bahasa aceh. Fajri kenapa?

the ‘boy’: tangannya tadi keinjek kak pas mau keluar kelas

ME: loh, kok bisa? (selama gw ngusap tangannya, anak-anak lain teriak huu bencong, dasar cengeng, gitu aja nangis, bencong!)

ME: eeee, ade-ade ga boleh ngomong gitu. Kalau temennya kesakitan, dibantu jangan malah diejek-ejek(ealah rek rek, bukannya dengerin e tu anak2 ngicrit)

the ‘boy’:kak, emang gitu, fajri itu selalu dipanggil bencong di sekolah. Habis dia maunya main sama cewe udah gitu dia ‘lain’ lah kak pokoknya.

ME: oo gitu (geez,gw kebayang anak2 yang nyela2 itu gedenya yang bisa intimidasi isu gender)

akhirnya gw tetep berusaha untuk nenangin fajri dan untungnya dia ga gitu rewel. Satu hal yang gw berusaha pelajari kalo handle anak kecil kita tuh kudu kasih penjelasan sebener2nya sama mereka. Setelah gw kasih pengertian sama temennya fajri tentang ‘lain’-nya fajri, dia baru deh ngangguk tanda ‘berusaha’ memahami. (hehehe). Setelah itu fajri juga terlihat lebih tenang. Habis itu acara diskusi di kelas berlanjut. Gw kebetulan ganti-gantian jadi speaker dengan eli (temen kerja gw). Terus gw ngobrol deh with a bunch of kiddo from class iv n class v, totalnya 136 anak saja. I even sang for them!! Seru banget.. Mereka bener2 dengerin gw! (entah karena gw menakutkan entah karena dipelototin guru2 lain, hihihi) Satu hal yang gw petik dari 2 hari bekerja bersama ade2 (eventhough it’s not a first time for me to work with a bunch of kids) adalah kita kudu lembut, jangan digalakkin-bisa makin menggiiiilaaa mereka.. boooo booo,… ga kebayang gw kalo 136 anak itu gw galakin dan akhirnya menyerbu gw seorang diri…hwaaaaaaaa!!!!!!!!!! (mending pura-pura fengshaann dehhh). Hebatnya sesudah insiden pagi hari, sepanjang hari Fajri bener2 berusaha ‘tampil’ abis di depan temen2 kelasnya. Dia yang paling pertama ngumpulin pertanyaan, dia yang paling berani untuk maju deket gw..ah senang!

**2 minggu setelah itu, gw evaluasi ke SD Sibreh dan ternyata murid2 didikan tim gw udah bener2 cuci tangan pakai sabun dan bisa buang sampah organik dan non organik di tempat masing2..terus mereka nungguin gw untuk buat program Bintang Kelas Cuci Tangan Pakai Sabun dan pelatihan kedua untuk buat kompos. Great,eh?!?

2 hours after the last day of Student Workshop

My cellphone ringing.

ME: halo.

** : halo mba Sari, ini dengan **** dari **** TV

ME: o ya. Ada apa mba?

** : Bisa ga mba jadi narasumber untuk obrolan malam, nanti malam live jam 9.30?

ME: (whattt?!@$%^?^ kaya kesamber geledek gw) oh iya mba bisa.

asli dah gw kebingungan plus senang setengah gila. Dan yang lebih mengharukan lagi ialah kehadiran temen2 gw untuk nganterin ke studio tipi itu.Huahahha,,itu kocak banget, lagian seh,aneh banget. Masa temen2 gw sok memperlakukan gw kaya artis manaaaaa aja (walaupun memang untuk level regional yah bisa lah gw jadi artis…huahahaha). Jadi gw dipaksa sama temen gw untuk bawa baju dengan 3 warna yang berbeda. Alasannya supaya matching dengan back drop tipi. Terus pake acara ditentengin gitu bajunya ama mereka.Hihihi.. terima kasih ya bang andi, kak nura dan bang rinsan. Talkshownya berlangsung sukses pula. At the end of the show, produsernya ngomong " mba sari, talkshow ini sampai ada 8 penefon itu maksimal banget loh. Untung kita bisa ‘nahan’ line-nya kalo engga, bisa lebih dari itu" … ekspresi gw: hhhh, leganya rekkkk…

Monday,Feb 12th - Feb 17th, koordinasi nasional

**arrived in Jakarta-straight to bandung

aduuuuhhh bandung kangen bangetttss…. hah gw jadi teringat sama temen gw yang kumprngon, cece, entah kenapa lagi tuh anak ga bisa ditemui manakala gw di bandung. Dasar aneh! Yah tapi meetingnya berlangsung sukses. Seluruh tim sempet ngunjungin field school di sebuah desa di lembang deket dengan maribaya, ah serunya lihat pemandangan hijau nan dingin.(kalo di aceh kan hijau nan panas hehehe)… Terus wisata kuliner pastinya ga gw lewatkan dong,,,ya secara gitu gw tukang makan! hahaha… buryam cilaki, mie ayam si boy, nasi uduk, aduuhhh makkkkk… uenakkk beratttthhh….Kalo FO mah,ogah deh, kalo ga gara2 ada titipan mah males amat lihat FO.hihihi… Oh iya, kali ini lah gw bertemu tim komunikasi baru yakni mas pri dan toni. Hmm satu comment untuk kunjungan kali ini, braga city walk is the 2nd worst mall after piset in bandung…aneh! Kalo ga karena kita pada stay di aston,malas amat gw ke situ. O iya, tentunya daku bertemu si hipotalamus, lala. Hahaha

Natsuko farewell party : 5 stars!!… we’re hip, we’re young, and we’re cool like a pool.. buavita ayeee, ngebir? ” dah tobat kaleee"….hahaha… i met a bunch of new cool people from erika to dewi-from iwing to fransesco!

Sunday school time: 4 kiddo such as jason, jasmine,katie and allen… sigh,,,i wonder when will i get one. Aniwei, they’re such a nice kids. I feel in love already with the four of them. hehehe

Diakhiri dengan field day hari ini..puaslah rasanya kalau gw akan menghabiskan week end ini dengan tidur saja dirumah… senang banget!! Meli and eli has done a great job at this event. Two thumbs for you mate. Oh iya, pas di acara ini ada sumbangan nyanyian Tsunami dari peserta sekolah lapangan Desa Baroh Krueng Kala, pada nangis semua deh… Tapi untungnya temen2 dari O**,O**** bener2 mau ngasih bantuan ke 2 desa field school binaan instansi gw. Awesome!… hhhh impaslah sudah segala jeri payah..

Sekarang pertanyaannya…. booooooooo kapan gw diving lageeeehhhh doooongggg??? hehehe